Rabu, 03 Januari 2018

Anis Baswedan Akan Membawa Jakarta Menuju City 4.0





JAKARTA  - dipilih untuk menempatkan posisi Gubernur DKI Jakarta,  Anis Baswedan telah memberikan bayangan bagaimana dia akan memimpin masyarakat Jakarta untuk lima tahun ke depan. Menurut Tempo.com sebagai pegawai pemerintah ia memilih berinteraksi dengan masyarakat untuk pengembangan kota.
"Kami sedang mengembangkan pendekatan melalui sebuah gerakan," kata Anis di rumahnya pada hari Kamis (12 Oktober).
Anis menjelaskan bahwa ada empat tingkat interaksi antara pemerintah dan warga negara dengan tingkat terendah yang disebut kota 1.0, dimana pemerintah bertindak sebagai pejabat dan warganya sebagai warga biasa. Tingkat kedua mengacu pada kota 2.0, ketika pemerintah bertindak sebagai pegawai negeri sipil untuk warganya yang melayani sebagai klien.
"Jakarta saat ini bergerak dan lulus dari tingkat pertama dan kedua," kata Anis.
Tingkat ketiga adalah 3.0, dimana pemerintah bertindak sebagai fasilitator sementara warga ditempatkan sebagai peserta. Pada saat yang sama, 4.0 dimana pejabat pemerintah berfungsi sebagai penyedia platform dan warga negara adalah pencipta.
"Kami berharap bahwa kota jakarta bisa berada di tingkat 4.0," katanya.
Anis menjelaskan bahwa melalui pelaksanaan interaksi di tingkatan 4.0, isu publik tidak hanya terselesaikan secara eksklusif oleh pemerintah namun juga dengan bantuan warganya.
"Anis adalah contoh dari masalah sampah perkotaan sebagai pejabat pemerintah yang tidak hanya bersih tapi mendorong warganya untuk mengolah sampah mereka," katanya.
"Kota yang paling maju adalah atas keterlibatan warganya," katanya.

Anis Baswedan tidak ingin warga Jakarta melapor langsung setiap masalah yang ada di kotanya, dia akan melibatkan sebanyak mungkin orang memecahkan masalah tertentu.
"Orang yang bertanggung jawab atas pelayanan di Jakarta mencakup setiap warga di Jakarta," kata Anis.

TSU

أنيس باسويدان يقود جاكرتا إلى مدينة

جاكرتا (معراج) – أعطى حاكم جاكرتا المنتخب أنيس باسويدان نظرة ثاقبة حول كيفية قيادته لسكان جاكرتا للسنوات الخمس المقبلة. كموظف حكومي، يختار أن يتفاعل مع الناس من أجل تطوير المدينة، وفق تيمبو كوم.

وقال أنيس في منزله يوم الخميس 12 تشرين الأول / أكتوبر “إن النهج الذي نطوره هو من خلال حركة”.

وأوضح أنيس أن هناك أربعة مستويات من التفاعل بين الحكومة والمواطن مع أدنى مستوى يطلق عليه اسم المدينة 1.0، حيث تعمل الحكومة كمسؤول ومواطنيها كمقيمين. ويشير المستوى الثاني إلى المدينة 2.0، وهي عندما تعمل الحكومة كموظف مدني لمواطنيها الذين يعملون كزبائن.

وقال أنيس “إن جاكرتا تتحرك حاليا داخل وخارج كلا المستويين  واحد واثنين.”

المستوى الثالث هو مدينة 3.0، حيث تعمل الحكومة كمسهل في حين يتم وضع المواطنين كمشاركين. وفي الوقت نفسه، مدينة 4.0 حيث يعمل المسؤولون الحكوميون كمقدمي منصة والمواطنين هم المبدعين.

وقال “نأمل أن تصبح جاكرتا مدينة 4.0.”

وأوضح أنيس أنه من خلال ممارسة التفاعلات في بيئة المدينة 4.0، لا يتم حل القضايا العامة حصريا من قبل الحكومة، ولكن أيضا بمساعدة من مواطنيها.

وقال :”أنيس مثالا مشكلة تتعلق بنفايات المدن، حيث لا يقوم المسؤولون الحكوميون بتنظيفها فحسب، بل يحث مواطنيها أيضا على إدارة نفاياتها.”

وأضاف إن “المدينة الأكثر تطورا هي انخراط مواطنيها”.

أنيس باسويدان لا يريد المواطنين جاكرتا للإبلاغ مباشرة كل مشكلة موجودة في المدينة له  بدلا من ذلك، وقال انه سوف ينطوي على أكبر عدد ممكن من الناس على حل مشكلة معينة.

وأضاف أنيس “إن الشخص المسؤول عن الخدمة في جاكرتا يشمل كل مواطن في جاكرتا”.

وكالة معراج للأنباء الإسلامية

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yerusalem pada abad ke-20

Pasukan Inggris yang dipimpin oleh Jenderal Allenby memasuki wilayah Yerusalem pada bulan Desember di tahun 1914. Hal ini terjadi setel...